19 October 2015

Merencanakan Pendidikan Anak, Pilih Tabungan Atau Asuransi Pendidikan?

Persiapan dana untuk pendidikan anak merupakan kebutuhan penting yang perlu orang tua siapkan sejak dini. Menurut sejumlah riset, biaya pendidikan naik sebesar 10% sd 15% setiap tahun. Persoalan ini memang banyak menyita perhatian orang tua, terlebih ditengah kondisi ekonomi yang laju inflasinya tidak sebanding dengan kenaikan gaji. Lalu bagaimana kiat menyiapkan kebutuhan pendidikan nanti, agar bisa mengoptimalkan antara sumber penghasilan yang diperoleh dengan manfaat yang akan diterima. Apakah dengan pilihan menabung atau asuransi?

Menabung berbeda dengan asuransi. Menabung adalah menyiapkan sejumlah uang secara berkelanjutan untuk diambil manfaat dimasa mendatang, sedangkan asuransi adalah mengalihkan resiko yang mungkin terjadi kepada pihak lain sehingga penerima manfaat tetap mendapat manfaat selama dalam masa pertanggungan meskipun terjadi resiko kematian ataupun cacat total pada penabung, tentunya dengan membayar sejumlah premi. Orang tua terkadang salah langkah dalam menyiapkan dana pendidikan anak, seperti pada kasus dibawah ini :

Menabung di bank dengan membuka rekening biasa.
Baik dengan menggunakan nama sendiri atau nama anak, cara ini sudah terlalu ketinggalan. Kerugiannya, pertama karena dalam bentuk simpanan pada umumnya, uang yang seharusnya tersimpan untuk kebutuhan pendidikan bisa terambil sewaktu-waktu untuk keperluan yang bukan seharusnya. Kedua, dikenakan potongan rutin tiap bulan. Ketiga, dana pengembangan untuk jangka panjang tertinggal terlalu jauh dengan inflasi ekonomi.

Menabung dalam bentuk emas.
Emas memang komoditi investasi yang nilainya cenderung stabil. Namun karena menabung cara ini dalam bentuk fisik, perlu pertimbangan keamanan yang matang ketika menyimpan di rumah. Sebagai solusi memang bisa menyewa safe deposit box di bank namun tentunya dengan mengeluarkan ongkos sewa.

Cara diatas adalah metode lama yang sebaiknya mulai anda tinggalkan. Karena sekedar menabung tidak akan menjamin kelangsungan pendidikan putra-putri anda bilamana (maaf) musibah menimpah orang tua. Kombinasi antara menabung dan asuransi lah yang saat ini perlu menjadi pertimbangan. Artinya kita tetap menabung dengan setoran rutin selama jangka waktu tertentu, bilamana terjadi musibah pada penabung maka setoran akan diteruskan oleh pihak asuransi sampai akhir jangka waktu yang telah anda tentukan sebelumnya.

Perpaduan antara asuransi dan investasi atau tabungan ini sudah banyak disediakan Perusahaan Asuransi, bahkan beberapa Bank telah meluncurkan produk semacam ini. Hanya saja berbeda-beda cara pengemasannya.

Rencana Pendidikan di Bank
Beberapa bank telah banyak memiliki produk TABUNGAN RENCANA dengan nama produk yang berbeda-beda. Tabungan jenis ini bisa dimanfaatkan nasabah untuk berbagai jenis perencanaan keuangan keluarga termasuk rencana pendidikan. Keuntungan dari jenis tabungan ini antara lain :

(1) Bebas iuran / potongan bulanan
(2) Suku bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa
(3) Setoran tetap tiap bulan dan bebas melakukan setoran tambahan
(4) Jangka waktu mulai dari 1 tahun
(5) Autodebet dari rekening induk sehingga tidak perlu repot untuk setor tiap bulan
(6) Jika jangka waktu telah selesai, tabungan akan otomatis masuk ke rekening induk
(7) Tetap mendapat manfaat sampai akhir jangka waktu bila penabung mengalami tutup usia
(8) Pada produk bank tertentu, memberikan santunan kepada ahli waris jika terjadi musibah pada penabung (meninggal dan cacat total)

Untuk informasi lebih lengkap silahkan anda buka link beberapa produk bank yang menawarkan tabungan rencana / pendidikan. 


Rencana Pendidikan di Perusahaan Asuransi
Perusahaaan Asuransi adalah lembaga resmi dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menanggung atas resiko dari pembayar premi (tertanggung). Ada beraneka ragam produk yang diberikan perusahaan asuransi, dengan perlindungan dan manfaat yang berbeda-beda.
 
Asuransi sendiri secara mendasar dibedakan menjadi dua yaitu non unit link dan unit link.

#1 Asuransi Non Unit Link
Non unit link biasa disebut juga asuransi konvensional, ciri dari asuransi ini adalah premi hangus dengan masa pertanggungan yang dibuat paket tahunan. Jenis ini tidak sesuai dengan keperluan pendidikan. Skip.

#2 Asuransi Unit Link
Unit link merupakan solusi paling banyak ditawarkan oleh agen asuransi atau penjual di bancassurance. Meskipun dibalut dengan banyak istilah asuransi pendidikan, produk dasarnya  adalah unit link.
Unit link menggabungkan asuransi dan investasi dalam satu produk. Kombinasi produk menawarkan kemudahan   untuk  nasabahnya, dengan berbagai macam pilihan rider (asuransi tambahan) seperti penyakit kritis, income replacement, kesehatan dan lain-lain.
Premi yang dibayar oleh pemegang polis unit link dibelikan unit investasi oleh perusahaan asuransi. Unit investasi tersebut dikelola oleh Manager Investasi dalam berbagai instrumen, seperti ekuitas, obligasi, pasar uang dan lain- lain, yang dipilih oleh pemegang polis.
Hasil unit investasi digunakan untuk membayar biaya asuransi dan biaya–biaya lainnya. Sisanya, setelah dipotong biaya tersebut, menjadi milik pemegang polis yang bisa dicairkan untuk dana pendidikan.
Sebagai asuransi, polis unit link akan aktif selama biaya asuransi dan atau biaya asuransi tambahan (rider) dibayar oleh pemegang polis. Pembayaran biaya asuransi dan biaya asuransi tambahan dilakukan dengan memotong unit investasi.
Terkait ini, hal yang perlu dipahami adalah sebagai berikut:
§  Biaya asuransi meningkat setiap tahun, meskipun dalam proposal unit link tidak ditunjukkan berapa kenaikkan biaya itu setiap tahun. Yang ditampilkan hanya biaya asuransi di tahun pertama (ada catatan * di proposal mengenai soal ini). Implikasinya apa? Karena biaya asuransi dibayar dengan memotong unit investasi, potongan atas nilai investasi (yang notabene adalah dana pendidikan untuk anak) akan semakin besar seiring waktu.
§  Pemotongan biaya asuransi pasti apapun hasil kinerja investasi. Return investasi itu tidak pasti, tergantung kinerja pasar, sedangkan potongan biaya asuransi itu pasti. Itu sebabnya saat kinerja pasar anjlok, pemegang polis diminta menambah dana (top up) karena hasil investasi tidak cukup untuk membayar biaya asuransi. Kalau biaya asuransi tidak dibayar, polis asuransi akan mengalami lapse (tidak aktif) dan semua manfaat otomatis ikut terhenti.
§  Setiap asuransi tambahan (rider) ada biaya asuransinya. Biaya itu mengurangi porsi investasi yang artinya memotong dana pendidikan. Karena itu, pastikan memilih rider yang memang dibutuhkan.
Selain menawarkan kemudahan, hal yang wajib diperhatikan orang tua yang menggunakan asuransi unit link adalah kemungkinan terpotongnya dana pendidikan anak oleh biaya asuransi. Apalagi jika orang tua hanya membayar premi sampai tahun tertentu saja (misalnya hanya bayar 10 tahun).

#3 Dana Pendidikan Manfaat Pasti

Yaitu dana pendidikan yang memberikan manfaat pasti. Pasti artinya uang yang akan diterima dijamin sesuai yang disebutkan dalam polis.
Tidak banyak perusahaan asuransi yang menawarkan jenis produk ini karena mayoritas berkutat di investasi via unit link. Beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan manfaat pasti adalah Manulife, Bumiputera dan Jiwasraya. Keunggulan dari produk jenis ini antara lain :
(1) Pengembangan investasi yang cukup tinggi tanpa resiko saldo tergerus karena manfaat yang diterima tercantum jelas dalam polis.
(2) Fleksibel dalam menentukan uang pertanggungan ataupun besaran premi
(3) Pembayaran manfaat secara bertahap disesuaikan dengan tahun masuk SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi serta pemberian beasiswa selama masa kuliah
(4) Tetap menerima manfaat meskipun tertanggung / pencari nafkah meninggal dunia atau cacat tetap total
(5) Santunan kepada ahli waris bila pemegang polis meninggal dunia atau terjadi cacat total dan kepada pemegang polis dibebaskan dari premi.
Contoh salah satu produk di atas bisa dilihat DISINI.

Kapan mulai menyiapkan asuransi pendidikan anak?
Sejak anak dilahirkan sebaiknya anda sudah memulai menyiapkan asuransi pendidikannya, karena semakin panjang persiapan orang tua, semakin ringan premi yang dibayarkan.

Kesimpulan
Dari pemaparan diatas, solusi terbaik untuk persiapan pendidikan anak adalah dengan pertimbangan
(1) Pilih investasi dengan pengembangan yang tinggi namun pasti. Jangan tergiur agen asuransi dengan iming-iming investasi yang tinggi namun itu berupa ilustrasi. Ingat dana pendidikan anak nanti adalah pasti bukan ilustrasi. Jadi hindari jika harus berspekulasi;
(2) Pilih asuransi / proteksi untuk menjamin kelangsungan pendidikan anak anda tetap terjaga
(3) Tentukan besaran uang pertanggungan sesuai dengan kemampuan financial anda. Besaran uang pertanggungan akan berpengaruh pada besaran premi yang anda bayarkan.
Dan pilihan tersebut ada pada produk dengan Dana Pendidikan Manfaat Pasti. 


3 komentar

Nice,,, thanks gan

Kalo boleh berbagi, Asuransi pendidikan yg anda pilih apa pak? Saya buka di axamandiri namun perkembangan investasi tdk sesuai dg yg dulu dijanjikan agennya.


EmoticonEmoticon